Himpunan Mahasiswa Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir menggelar Kajian Tafsir dengan tema Relasi Mubadalah Umat Beragama, Kesetaraan Martabat Manusia dalam Perspektif QS An-Nisa: 1, Kamis (18/12/2025). Kegiatan ini berlangsung di Gedung C3.01 dan diikuti sekitar 40 mahasiswa Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir.
Kajian Tafsir diselenggarakan sebagai bagian dari pemenuhan kebutuhan akademik mahasiswa tafsir. Tema yang diangkat menyoroti isu relasi antarmanusia dan kesetaraan martabat dalam konteks keagamaan yang relevan dengan perkembangan sosial kontemporer. Kegiatan ini menghadirkan M. Yaufi Nur Muti’illah sebagai narasumber. Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan makna QS An-Nisa ayat 1 serta relevansinya dalam membangun relasi mubadalah di tengah keberagaman umat beragama.
Pelaksanaan kajian berlangsung sesuai dengan yang direncanakan. Peserta mengikuti pemaparan materi dengan tertib dan aktif menyimak penjelasan yang disampaikan narasumber. Selain pemaparan materi, kegiatan juga diisi dengan diskusi untuk memperdalam pemahaman peserta. Diskusi tersebut diarahkan pada pengaitan ayat Al-Qur’an dengan isu-isu kontemporer yang dihadapi masyarakat saat ini. Ketua Himmaprodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, Ahmad Haikal Syaroni, menyampaikan tujuan utama kegiatan ini. “Kajian ini bertujuan untuk menambah, menjawab, dan mempertajam pemahaman mahasiswa IAT terhadap isu-isu kontemporer hari ini,” ujarnya.
Melalui Kajian Tafsir ini, panitia berharap mahasiswa mampu memahami pesan Al-Qur’an secara kontekstual. Kegiatan ini juga diharapkan dapat membekali mahasiswa dengan sudut pandang keilmuan yang relevan dalam merespons dinamika sosial dan keagamaan.