Ketua Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (Himaprodi PAI) Universitas Nurul Jadid terpilih sebagai Presidium II dalam Musyawarah Daerah (MUSDA) Forsima PAI Se-Jawa Timur. Kegiatan ini diselenggarakan pada 22 November 2025 di Aula Microteaching UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. MUSDA mengusung tema “Revitalisasi Arah Gerak Forsima PAI Se-Jawa Timur sebagai Wadah Strategis dalam Melahirkan Pendidik Hebat.”
Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara Forsima PAI dan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Peserta yang hadir merupakan aktivis mahasiswa se-Jawa Timur yang mewakili berbagai organisasi, seperti Himaprodi, HMP, HMJ, dan HIMA Pendidikan Agama Islam dari berbagai perguruan tinggi.
Pelaksanaan MUSDA diawali dengan pembukaan dan sambutan, kemudian dilanjutkan dengan rangkaian sidang pleno satu hingga empat. Agenda sidang meliputi pembentukan dan pengesahan presidium tetap, pembahasan program kerja, rekomendasi organisasi, hingga pemilihan ketua atau formatur Badan Pengurus Harian (BPH).
Dalam proses sidang pleno tersebut, Ketua Himaprodi PAI Unuja terpilih sebagai Presidium II. Selain itu, forum juga menetapkan berbagai keputusan strategis yang berkaitan dengan arah gerak organisasi ke depan. Kegiatan turut diisi dengan diskusi ilmiah yang membahas isu-isu pendidikan.
Ketua Himaprodi PAI Unuja, Abdul Hamid, menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki peran penting dalam memperkuat arah organisasi. “Kegiatan ini menjadi langkah untuk mewujudkan cita-cita bangsa melalui pendidikan serta mengoptimalkan peran Forsima PAI sebagai wadah yang aspiratif, dinamis, dan responsif,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa MUSDA juga bertujuan menghasilkan program kerja nyata bagi kemajuan pendidikan, khususnya di Jawa Timur. Selain itu, kegiatan ini menjadi sarana untuk memperluas wawasan mahasiswa terhadap isu pendidikan dan meningkatkan kontribusi pemikiran serta gerakan mahasiswa.
Melalui forum ini, peserta juga mempererat silaturahmi antar mahasiswa PAI serta melaksanakan proses regenerasi kepengurusan secara berkelanjutan. Seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan penetapan hasil MUSDA, serah terima jabatan, dan sesi foto bersama.
Ke depan, kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan kepengurusan Forsima PAI wilayah yang bertanggung jawab, visioner, dan memiliki komitmen tinggi. Selain itu, forum ini diharapkan dapat memperkuat peran mahasiswa dalam memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan, khususnya dalam lingkup Pendidikan Agama Islam di Indonesia.