Probolinggo, 4 November 2025 — Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Nurul Jadid menggelar Konferensi Puisi dan Literasi serta Bedah Buku BEM se-Probolinggo Yang bertempat Di Aula 1 Pondok Pesantren Nurul jadid. Acara ini menghadirkan berbagai organisasi mahasiswa dan perwakilan pelajar SMA kelas 12 se-Probolinggo. Kegiatan ini menjadi ruang kreatif untuk menyuarakan isu lingkungan melalui karya sastra.
Konferensi ini berfokus pada pembahasan buku puisi “Satu Bumi Dirusak Bersama” karya K. M. Faizi, yang dinilai relevan dengan kondisi lingkungan saat ini. Peserta diajak memahami pesan ekologis melalui sudut pandang sastra, sekaligus memperkuat kepedulian generasi muda terhadap kelestarian alam.
Ketua BEM Putri Universitas Nurul Jadid Maria Al Faradela menegaskan, bahwa kegiatan literasi semacam ini bukan hanya menjadi wadah intelektual, tetapi juga secara tidak langsung mempromosikan kampus kepada peserta dari berbagai lembaga pendidikan. Kehadiran siswa SMA kelas 12 diharapkan mampu membuka wawasan mereka tentang dunia literasi perguruan tinggi.
Dengan memadukan seni, sastra, dan kepedulian lingkungan, konferensi ini menjadi momentum penting untuk mendorong terbentuknya generasi yang kritis, peka terhadap isu ekologis, dan aktif menyuarakan perubahan. Melalui puisi, suara bumi kembali digemakan agar tetap didengar oleh masyarakat luas.
Pewarta: Firdaus Agil Maulana