Aula II PP NJ, 30 Juli 2026 — Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Nurul Jadid (BEM FT Unuja) sukses menyelenggarakan Seminar Nasional Teknik bertajuk “The Art of Skill Stacking: Seni Menjadi Mahasiswa Multi-Talenta di Era Digital” di Aula 1 Pondok Pesantren Nurul Jadid, Kamis (30/7/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut menghadirkan tiga pemateri dari lingkungan Fakultas Teknik Universitas Nurul Jadid yang merupakan akademisi dan praktisi pendidikan di bidang keteknikan dan teknologi informasi.
Ketiga pemateri
tersebut adalah Ahmad Muhtadi, M.T., dosen Teknik Elektro sekaligus
Sekretaris Program Studi Teknik Elektro Fakultas Teknik; Andi Wijaya, M.Kom.,
dosen Teknik Informatika sekaligus Kepala Program Studi Teknik Informatika;
serta Fuad Hasyim, M.Kom., dosen Program Studi Teknologi Informasi.
Kehadiran ketiga pemateri dari bidang keilmuan yang berbeda menjadi bagian
penting dalam memberikan perspektif yang lebih luas kepada mahasiswa mengenai
pentingnya penguasaan berbagai kompetensi di tengah perkembangan teknologi
digital.
Seminar tersebut
diikuti oleh peserta dari kalangan umum, dengan mahasiswa Fakultas Teknik
Universitas Nurul Jadid angkatan 2025 sebagai peserta wajib. Kegiatan ini
menjadi salah satu ruang akademik bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan di
luar pembelajaran perkuliahan sekaligus memahami tuntutan kompetensi yang
berkembang dalam dunia engineering dan teknologi.
Dibuka dengan
Sambutan Pimpinan Fakultas
Rangkaian
kegiatan dimulai dengan pembukaan oleh pembawa acara, dilanjutkan dengan
rangkaian acara pembuka sebelum memasuki agenda utama seminar. Dalam kesempatan
tersebut, Dekan Fakultas Teknik Universitas Nurul Jadid turut memberikan
sambutan sekaligus membuka kegiatan secara resmi.
Dalam
sambutannya, Dekan Fakultas Teknik menekankan pentingnya mahasiswa untuk tidak
hanya mengandalkan kemampuan akademik yang diperoleh di ruang perkuliahan.
Perkembangan teknologi yang berlangsung cepat menuntut mahasiswa untuk terus
belajar, beradaptasi, serta memiliki kemampuan tambahan yang relevan dengan
kebutuhan zaman.
Semangat
tersebut kemudian menjadi pengantar menuju agenda utama seminar, yaitu sesi
pematerian yang menghadirkan akademisi dari berbagai bidang keilmuan di
Fakultas Teknik.
Tiga Bidang
Keilmuan, Satu Perspektif tentang Skill Stacking
Sesi pematerian
menghadirkan tiga narasumber dengan latar belakang keilmuan yang berbeda. Ahmad
Muhtadi, M.T. dari Teknik Elektro memberikan perspektif dari bidang
keteknikan, khususnya mengenai pentingnya pengembangan kompetensi mahasiswa
agar tidak hanya berfokus pada satu kemampuan.
Selanjutnya, Andi
Wijaya, M.Kom., yang merupakan dosen sekaligus Kepala Program Studi Teknik
Informatika, memberikan perspektif dari bidang informatika dan perkembangan
teknologi digital. Materi yang disampaikan memperkuat pemahaman peserta bahwa
kemampuan teknologi menjadi salah satu kompetensi penting yang perlu
dikembangkan mahasiswa untuk menghadapi perubahan kebutuhan dunia kerja.
Sementara itu, Fuad
Hasyim, M.Kom., dosen Program Studi Teknologi Informasi, turut memberikan
perspektif mengenai perkembangan teknologi informasi serta pentingnya kemampuan
beradaptasi dengan berbagai perangkat, platform, dan teknologi yang terus
berkembang.
Ketiga pemateri
tersebut memberikan sudut pandang dari bidang yang berbeda, tetapi memiliki
benang merah yang sama, yakni pentingnya mahasiswa membangun kombinasi
kompetensi atau skill stacking. Konsep tersebut menjadi relevan bagi
mahasiswa karena dunia kerja saat ini tidak hanya membutuhkan penguasaan satu
bidang, tetapi juga kemampuan pendukung yang dapat meningkatkan daya saing dan
fleksibilitas seseorang.
Dorong
Mahasiswa Menjadi Multi-Talenta
Melalui tema “The
Art of Skill Stacking: Seni Menjadi Mahasiswa Multi-Talenta di Era Digital”,
seminar ini mendorong mahasiswa untuk mulai mengenali dan mengembangkan
berbagai potensi yang dimiliki. Penguasaan kompetensi tambahan diharapkan tidak
hanya menjadi nilai tambah secara akademik, tetapi juga menjadi bekal dalam
menghadapi perkembangan industri dan dunia profesional.
Pemilihan tiga
pemateri dari bidang Teknik Elektro, Teknik Informatika, dan Teknologi
Informasi juga memberikan gambaran bahwa pengembangan kompetensi dapat
dilakukan secara lintas bidang. Mahasiswa memiliki peluang untuk
mengombinasikan kemampuan sesuai dengan minat dan kebutuhan masing-masing.
Selain sesi
pematerian, kegiatan juga memberikan ruang bagi peserta untuk mengikuti
rangkaian seminar secara langsung dan memperoleh wawasan dari para narasumber.
Interaksi tersebut menjadi bagian dari upaya menciptakan kegiatan akademik yang
tidak hanya bersifat informatif, tetapi juga mendorong mahasiswa untuk mulai
mempersiapkan diri menghadapi tantangan masa depan.
Seminar Nasional
Teknik ini menjadi salah satu bentuk kontribusi BEM Fakultas Teknik Universitas
Nurul Jadid dalam mendukung pengembangan wawasan dan kompetensi mahasiswa.
Dengan mempertemukan mahasiswa dengan akademisi dari berbagai bidang keilmuan,
kegiatan tersebut diharapkan dapat menumbuhkan semangat belajar, kemampuan
beradaptasi, serta keberanian mahasiswa untuk mengembangkan lebih dari satu
kompetensi di era digital.
Kegiatan yang berlangsung di Aula 1 Pondok Pesantren Nurul Jadid tersebut kemudian ditutup setelah seluruh rangkaian seminar selesai dilaksanakan. Melalui kegiatan ini, BEM Fakultas Teknik berharap semangat skill stacking tidak berhenti pada forum seminar, tetapi dapat diterapkan mahasiswa dalam proses pengembangan diri, akademik, organisasi, maupun persiapan memasuki dunia profesional.